Merawat Memori, Menjaga Identitas - On-Demand Seminar KIM EDUVERSE
On-Demand Seminar · KIM EDUVERSE

Merawat Memori, Menjaga Identitas

Akuisisi Arsip Statis sebagai Tanggung Jawab Perguruan Tinggi

Arsip menumpuk di gudang, tapi tidak tahu harus diapakan — diserahkan ke mana, prosedurnya bagaimana, dan siapa yang bertanggung jawab? Seminar ini hadir untuk menjawab semua itu dengan cara yang jelas, praktis, dan sesuai regulasi.

4
Topik Utama
3
Tahapan Akuisisi
6
Insight Praktis
E-Sertifikat

Apakah Ini Terasa Familiar?

Pengelola arsip di perguruan tinggi sering menghadapi dilema yang sama — antara mau menyerahkan arsip tapi tidak tahu caranya.

📦

Arsip menumpuk tapi tidak jelas nasibnya

Ada arsip dari tahun-tahun silam yang sudah tidak dipakai, tapi tidak tahu apakah harus dimusnahkan, disimpan terus, atau diserahkan ke lembaga kearsipan.

🔄

Bingung soal prosedur serah terima

Tahu bahwa ada kewajiban menyerahkan arsip statis, tapi tidak paham tahapannya — apa saja yang harus disiapkan, dokumen apa yang dibutuhkan, dan siapa yang menandatangani.

📋

Tidak punya Jadwal Retensi Arsip yang lengkap

Tanpa JRA yang jelas, sulit menentukan arsip mana yang sudah habis masa retensinya dan siap diserahkan. Akibatnya, semuanya tertahan di unit kerja tanpa kejelasan.

⚖️

Tidak tahu dasar hukumnya

Ada berbagai peraturan — UU, PP, Perka ANRI — yang mengatur akuisisi arsip statis. Tapi peraturan mana yang relevan dan apa bunyi ketentuannya, masih belum jelas.

🏛️

Lembaga kearsipan belum berjalan optimal

LKPT ada, tapi belum punya kapasitas dan sistem yang memadai untuk melaksanakan akuisisi secara tertib. Akuisisi jadi kegiatan insidental, bukan program yang berkelanjutan.

🙁

Susah dapat dukungan dari pimpinan dan unit lain

Sudah paham pentingnya akuisisi, tapi unit-unit kerja lain tidak mau menyerahkan arsip — atau pimpinan belum melihatnya sebagai prioritas institusi.

Untuk Pengelola Arsip yang Ingin Melaksanakan Akuisisi dengan Benar

Apakah Anda arsiparis, pengelola kearsipan di unit kerja, kepala LKPT, atau staf yang terlibat dalam pengelolaan dokumen institusi? Seminar ini memang dirancang untuk kebutuhan Anda.

Kita mulai dari pengertian akuisisi yang sering disalahpahami, lalu masuk ke landasan hukum, strategi, ketentuan umum, sampai ke tiga tahapan utama akuisisi yang harus Anda kuasai: monitoring, penilaian, dan serah terima.

Dan yang tidak kalah penting: ada 6 insight praktis dari pengalaman lapangan — termasuk cara membangun dukungan kelembagaan yang seringkali jadi hambatan terbesar.

"Akuisisi arsip statis di perguruan tinggi bukan sekadar urusan administratif — ia adalah upaya merawat identitas dan menjaga kesinambungan tradisi akademik untuk generasi mendatang."

Apa yang Akan Dipelajari?

Empat topik utama yang dibahas secara sistematis — dari konsep dasar hingga prosedur teknis yang bisa langsung diterapkan.

4.1

Pengertian Akuisisi Arsip Statis

Apa itu akuisisi, apa bedanya dengan sekadar "mengumpulkan arsip", dan bagaimana posisinya dalam siklus hidup arsip di perguruan tinggi.

4.2

Landasan Hukum Akuisisi Arsip Statis

Regulasi yang mengatur akuisisi — dari UU No. 43/2009, PP No. 28/2012, hingga berbagai Peraturan Kepala ANRI yang langsung relevan dengan pekerjaan Anda.

4.3

Strategi Akuisisi Arsip Statis

Bagaimana menetapkan prioritas akuisisi, memetakan pencipta arsip, memilih pendekatan penilaian yang tepat, dan membangun koordinasi yang efektif.

4.4

Ketentuan Umum Akuisisi Arsip Statis

Prinsip-prinsip dasar seperti provenance, original order, dan autentisitas — plus dua cara pelaksanaan akuisisi: penyerahan dan penarikan.

Tiga Tahapan Akuisisi yang Wajib Dikuasai

Bagian paling kritis dari seminar ini — prosedur akuisisi langkah demi langkah, dari awal hingga selesai.

1

Monitoring

Tahap pengawasan dan penelusuran arsip di lingkungan pencipta arsip — sebelum arsip diserahkan kepada lembaga kearsipan.

  • Inventarisasi dan pencocokkan daftar arsip
  • Observasi fisik dan kondisi arsip
  • Identifikasi nilai guna arsip
  • Koordinasi dengan unit kerja pengusul
  • Laporan hasil monitoring
2

Penilaian

Proses paling kritis — menentukan arsip mana yang layak ditetapkan sebagai arsip statis dan disimpan secara permanen.

  • Penilaian nilai guna primer dan sekunder
  • Verifikasi langsung (ada JRA) dan tidak langsung
  • Analisis fungsi organisasi pencipta arsip
  • Pertimbangan nilai intrinsik arsip
  • Penyusunan daftar arsip statis
3

Serah Terima

Peristiwa hukum resmi perpindahan tanggung jawab pengelolaan arsip — dari pencipta arsip ke lembaga kearsipan secara permanen.

  • Persiapan fisik arsip dan dokumen administratif
  • Pemeriksaan bersama tim penyerah dan penerima
  • Penandatanganan berita acara resmi
  • Kelengkapan dokumen serah terima
  • Dokumentasi foto dan video kegiatan

Selesai Belajar, Langsung Bisa Dipakai

Bukan sekadar tahu — tapi benar-benar paham dan siap dipraktikkan di institusi Anda.

Menjelaskan pengertian akuisisi arsip statis dan kedudukannya dalam sistem pengelolaan arsip di perguruan tinggi.

Mengidentifikasi regulasi yang menjadi landasan hukum pelaksanaan akuisisi dan memahami apa yang diwajibkan.

Menjelaskan strategi dan ketentuan umum akuisisi — termasuk dua cara pelaksanaannya: penyerahan dan penarikan.

Memahami tiga tahapan akuisisi secara sistematis — dari monitoring, penilaian, hingga serah terima arsip statis.

Menerapkan prosedur akuisisi sesuai ketentuan perundang-undangan yang berlaku di lingkungan perguruan tinggi.

Mengetahui insight praktis dari lapangan — termasuk cara membangun dukungan kelembagaan dan menangani arsip yang bermasalah.

Apa yang Berubah Setelah Akuisisi Berjalan dengan Benar?

Dampaknya terasa jauh melampaui urusan kearsipan semata.

🏛️

Memori Institusi Terjaga

Arsip yang diakuisisi dengan tertib menjamin sejarah dan perjalanan perguruan tinggi terdokumentasi dan bisa diakses oleh generasi mendatang.

⚖️

Akuntabilitas yang Kuat

Arsip statis yang dikelola secara profesional menjadi bukti autentik atas kebijakan dan keputusan institusi — memperkuat tata kelola yang berintegritas.

🔬

Sumber Riset yang Berharga

Arsip yang diakuisisi dan terpelihara dengan baik menjadi sumber data primer yang autentik bagi penelitian sejarah dan perkembangan institusi.

🏅

Tata Kelola yang Lebih Baik

Proses akuisisi yang tertib membantu membersihkan penumpukan arsip di unit kerja, membuat ruang dan sistem kerja lebih efisien dan terstruktur.

6 Hal Penting dari Pengalaman Lapangan

Di bagian akhir materi, kita bahas apa yang benar-benar terjadi di lapangan — dan bagaimana menghadapinya.

🏗️

Akuisisi sebagai Gerakan Kelembagaan

Keberhasilan akuisisi bukan soal prosedur teknis saja — komitmen pimpinan dan budaya kearsipan di seluruh organisasi jauh lebih menentukan.

📋

Pentingnya JRA sebagai Instrumen Akuisisi

JRA yang komprehensif dan mutakhir adalah kunci. Tanpa JRA, tim penilai harus bekerja jauh lebih keras — dan hasilnya lebih berisiko tidak konsisten.

🤝

Komunikasi Efektif dengan Pencipta Arsip

Hambatan terbesar sering bukan teknis, tapi komunikasi. Cara LKPT berinteraksi dengan unit kerja sangat menentukan kelancaran proses akuisisi.

🔧

Penanganan Arsip Rusak dan Tidak Lengkap

Arsip yang rusak atau tidak lengkap punya prosedur tersendiri — termasuk kapan harus dimasukkan ke Daftar Pencarian Arsip dan diumumkan ke publik.

💻

Pemanfaatan Teknologi dalam Akuisisi

Sistem informasi kearsipan bisa meningkatkan efisiensi, tapi digitalisasi tidak menggantikan akuisisi fisik — autentisitas arsip fisik tetap tidak tergantikan.

🔄

Membangun Keberlanjutan Program Akuisisi

Akuisisi yang sporadis menghasilkan khazanah yang tidak sistematis. Bagaimana membangun program yang terjadwal, terencana, dan didukung anggaran yang konsisten.

Sudah Termasuk Semua yang Anda Butuhkan

Satu paket lengkap — materi, referensi hukum, glosarium istilah, dan sertifikat — semuanya ada.

On-Demand Seminar
Merawat Memori, Menjaga Identitas
Akuisisi Arsip Statis sebagai Tanggung Jawab Perguruan Tinggi
⚡ Akses Selamanya · Belajar Sesuai Waktu Anda

E-Sertifikat Resmi dari KIM EDUVERSE begitu Anda selesai mempelajari seluruh materi

Materi PDF lengkap — 4 topik pembahasan utama ditambah 3 tahapan akuisisi yang dibahas secara rinci dan sistematis

6 insight praktis dari pengalaman lapangan — termasuk cara menangani hambatan kelembagaan yang paling sering terjadi

Glosarium istilah kearsipan — dari Akuisisi hingga Verifikasi Arsip, kamus kecil yang berguna saat bekerja sehari-hari

Landasan hukum lengkap: UU No. 43/2009, PP No. 28/2012, Perka ANRI No. 31/2011, dan regulasi kearsipan terbaru lainnya

Referensi buku dan literatur akademik — termasuk karya Schellenberg, Duranti, dan Cook — untuk yang ingin belajar lebih dalam

Bisa dibuka di HP, tablet, atau laptop — dan bisa dicetak kalau lebih nyaman belajar dari kertas

Akses selamanya — tidak ada batas waktu, bisa diulang kapan pun Anda perlu

Ada yang Ingin Ditanyakan?

Beberapa pertanyaan yang sering muncul — semoga membantu.

Seminar ini cocok untuk arsiparis, pengelola kearsipan di unit kerja, kepala Lembaga Kearsipan Perguruan Tinggi (LKPT), staf tata usaha yang terlibat dalam pengelolaan dokumen, maupun pejabat yang ingin memahami kewajiban institusinya dalam hal penyerahan arsip statis.
Seminar ini fokus khusus pada akuisisi — yaitu proses bagaimana arsip statis berpindah dari pencipta arsip ke lembaga kearsipan. Bukan hanya teori tentang apa itu arsip statis, tapi prosedur konkret yang harus dilalui: monitoring, penilaian, dan serah terima, lengkap dengan dokumen dan instrumen yang diperlukan.
Ya. Materi membahas dua mekanisme verifikasi: langsung (untuk yang sudah punya JRA) dan tidak langsung (untuk yang belum punya JRA). Jadi meski institusi Anda belum memiliki JRA yang lengkap, prosedur yang tepat tetap dibahas dan bisa dipahami.
Materi diberikan dalam format PDF yang bisa dibuka di HP, tablet, atau laptop. Kalau lebih suka belajar dari kertas, bisa juga dicetak sesuai kebutuhan.
Selamanya. Tidak ada batas waktu. Anda bisa belajar dengan kecepatan sendiri dan kembali membaca ulang kapan pun dibutuhkan.
Ya! Setelah menyelesaikan seluruh materi, Anda mendapatkan E-Sertifikat resmi dari KIM EDUVERSE. Sertifikat ini bisa dipakai sebagai bukti pengembangan profesional atau portofolio kompetensi kearsipan Anda.
Ya. Materi mencakup regulasi terbaru di bidang kearsipan, termasuk Peraturan ANRI Nomor 4 Tahun 2025 tentang Pedoman Pemanfaatan Arsip Statis, di samping regulasi-regulasi pokok seperti UU No. 43/2009, PP No. 28/2012, dan berbagai Peraturan Kepala ANRI yang masih berlaku.
Cocok untuk semua — universitas, institut, sekolah tinggi, politeknik, akademi, baik negeri maupun swasta. Prosedur dan regulasi akuisisi arsip statis yang dibahas berlaku secara umum di seluruh Indonesia, meski beberapa hal teknis mungkin perlu disesuaikan dengan kebijakan internal masing-masing institusi.

Sudah Saatnya Akuisisi Arsip Berjalan Tertib dan Sistematis

Arsip yang menumpuk tanpa kejelasan bisa diselesaikan — dengan prosedur yang benar, regulasi yang dipahami, dan langkah yang terencana.

"Investasi dalam pengelolaan akuisisi arsip statis yang baik adalah investasi dalam identitas, integritas, dan masa depan perguruan tinggi itu sendiri."

Yuk ikut seminar ini dan mulai jalankan akuisisi arsip di institusi Anda dengan cara yang benar.

📄 Materi PDF Lengkap
🏅 E-Sertifikat Resmi
⚡ Akses Selamanya
⚖️ Sesuai Regulasi Terbaru
💡 Langsung Bisa Diterapkan